Tampilkan postingan dengan label Servis Motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Servis Motor. Tampilkan semua postingan

Oli Mesin Motor – Mengapa mesin membutuhkan Oli Pelumas

Oli mesin motor berfungsi melapisi, mendinginkan, membersihkan dan memelihara mesin

Oli Mesin Motor - Salam Riders…para Pembaca Motroad yang budiman…. kali ini kita akan membahas lebih dalam mengenai oli mesin, khususnya oli mesin motor. Sejauh apa kegunaan dan fungsi oli tersebut, tentunya fungsi oli mesin ini sangat signifikan  fungsinya, sehingga sangat penting untuk memperhatikan pemilihan dan penggunaan oli mesin ini.
Oli Mesin Motor Motroad

Pentingnya Pelumasan

Oli Mesin layaknya seperti darah yang mengalir dalam tubuh manusia, selain berfungsi sebagai aliran yang menjaga kapasitas maksimal fungsi tersebut, juga bekerja sebagai pelumas yang berfungsi melumasi dan merawat keawetan komponen didalamnya, sehingga tanpanya, sudah pasti mesin tidak akan bekerja.

Kesalahan dalam memilih dan menggunakan pelumas tersebut juga dapat berakibat fatal, juga apabila salah memilih kualitas pelumas tersebut, penggunaan kualitas yang buruk dan terkontaminasi akan mengakibatkan kerusakan mesin dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama

Cara Kerja Pelumasan

Jika ditelaah dari sisi bagaimana cara mesin bekerja, kita mengatahui dalam mekanismenya, dua permukaan logam yang bergerak satu sama lain saling mendukung dan menciptakan suatu alur sistem kerja, dalam sitemkerja tersebut terdapat sentuhan ataupun gesekan antara dua atau lebih permukaan logam.

Lama kelamaan jika terus terjadi gesekan maka akan terjadi keausan mesin. Untuk menghindari atau mengurangi kemungkinan keausan tersebut, diperlukan cairan yang berfungsi melumasi komponen logam mesim, Nah disinilah fungsi pelumasan dari Oli mesin.

·           Simak  : Minyak Rem Motor-  Mengenal lebih dekatdengannya

Kegunaan Lain Oli Mesin

Disamping kegunaan yang telah disebut kan diatas, juga terdapat beberapa fungsi lain dari oli mesin, antara lain
1.    Menjadi zat Pelapis dari komponen logam mesin;
2.    Mengurangi tingkat keausan Komponen Mesin;
3.    Menginginkan mesin dari Panas hasil gesekan komponen;
4.    Membersihkan mesin dari kotoran dan membawanya ke filter oli;
5.    Memaksimalkan kompresi dan mempertahankan tekanan sehingga konsumsi bahan bakar menjadi efektif;
6.      Memelihara kebersihan mesin.

·           Simak Juga : Oli Mesin Motor – Seberapa Sering Harus Diganti?

Minyak Rem Motor- Mengenal lebih dekat dengannya

Mengenal Karakteristik, Kualitas dan Kegunaan Minyak Rem Motor


Minyak Rem Motor - Salam Riders…para Pembaca Motroad yang budiman…. Pada Artikel kali ini admin ingin mengajak para riders mengetahui lebih jauh mengenai karakteristik minyak rem motor yang riders gunakan, baik dari sisi sistem kerjanya, kualitas, karakteristiknya dan lainnya. Mari kita simak artikelnya berikut ini.

image : solusimobil.com

Kegunaan Minyak Rem

Dilihat dari sisi ilmiah, minyak rem adalah cairan hidrolik yang digunakan dalam sistem pengeraman hidrolik dan aplikasi sistem kopling hidrolik yang dipergunakan baik dalam motor, mobil, sepeda dan sebagian truk ringan. Sistem hidrolik juga dipergunakan dalam beberapa aplikasi sistem mesin statis seperti dongkrak, stand hidrolik cucian motor dan lain sebagainya.

Agar dapat bekerja secara maksimal, sistem hidrolik tersebut membutuhkan cairan yang memnuhi kriteria tertentu dimana dapat mendukung sistem kinerja hidrolik yaitu untuk mendapatkan tenaga yang besar dengan usaha minimal.

Klasifikasi Minyak Rem

Minyak rem yang saat ini beredar dipasaran harus memenuhi persyaratan dan Standar kriteria tertentu, salah satu organisasi yang menetapkan standar klasifikasi untuk hal ini adalah Society of Automotive Engineers (SAE), dewasa ini kita mengenal istilah DOT yang merupakan standar klasifikasi yang ditetapkan oleh Department of Transportation (DOT) Amerika Serikat.

Klasifikasi ini ditandai dengan istilah DOT 2, DOT 3, DOT 4 dan seterusnya.

Rumah Minyak Rem Motor Motroad
image : suaramerdeka.com

Kualitas Minyak Rem

Kualitas minyak rem ditandai dengan ukuran titik didihnya, Semakin tinggi titik didihnya maka semakin tinggi pula kualitasnya, hal ini berhubungan erat dengan mekanisme sistem pengereman yang menghasilkan panas yang tinggi, retensi atas titik didih ini diperlukan agar minyak rem tidak menguap ketika terjadi proses pengeraman.

Semakin tinggi titik didih, semakin bagus kualitas minyak rem motor

 

Kriteria Minyak Rem

Berikut adalah kriteria yang telah ditetapkan dari US DOT mengenai klasifikasi minyak rem, simak tabel berikut ini:

Kriteria       
Dry boiling point
Wet boiling point 
Primary constituent
DOT 2   
190 °C /374 °F
140 °C /284 °F 
Castor oil/alcohol
DOT 3   
205 °C /401 °F
140 °C /284 °F 
Glycol Ether
DOT 4 
230 °C /446 °F 
155 °C /311 °F 
Glycol Ether/Borate Ester
DOT 5 
260 °C /500 °F  
180 °C /356 °F
Silicone
DOT 5.1  
260 °C /500 °F
180 °C /356 °F
Glycol Ether/Borate Ester

Penjelasan :
Dry Boiling adalah keadaan titik didih kering dimana artinya menandakan kemampuan minyak rem pada kondisi baru dan belum terkontaminasi.
Wet Boiling adalah keadaan titik didih basah dimana artinya adalah kemampuan titik didih minyak rem setelah terkontaminasi atau terpapar dari faktor eksternal seperti kelembapan udara, suhu dan lainnya.

Harus Anti Korosi

Minyak rem harus memiliki sifat anti korosif, yaitu tidak menimbulkan korosi logam jika digunakan, karena akan bersentuhan langsung dengan komponen caliper, silinder roda, katup kontrol ABS. Minyak rem juga harus memiliki fungsi perlindungan dari korosi yang diakibatkan oleh kelembapan udara yang masuk dan memperngaruhi sistem pengereman, itulah sebabnya biasanya minyak rem ditambahkan zat inhibitor korosi yang bersifat aditif.

Chain Lube – Pelumas Rantai Motor yang Menjaga Rantai Tetap Oke!


Chain Lube membersihkan dan membebaskan rantai dari kotoran yang menempel


Pelumas Rantai Motor - Salam Riders…para Pembaca Motroad yang budiman…. Tahukah bahwa mebersihkan rantai motor dengan oli bekas atau gemuk akan membahayakan rantai motor anda, kenapa???... karena rantai motor akan lebih mudah kotor, dan kotoran akan lebih gampang menempel di rantai.

Untuk itu, membersihkan rantai motor diperlukan cairan khusus sebagai pelumas rantai motor, atau yang biasa disebut dipasaran sebagai chain lube. Demi menjaga ketahanan rantai motor anda gunakan selalu pelumas rantai motor, jangan gunakan oli bekas atau gemuk apalagi minyak goreng bekas.. lama kelamaan rantai motor jadinya mati dan tidak bisa fleksibel sebagaimana mestinya.
image credit : otomotifnet.com


Kinerja Rantai Sangat Berat

Seperti yang kita ketahui, kerja rantai motor sangat berat…. Karena harus menarik beban yang besar (beban motor dan beban pengemudi) dan menyalurkan kekuatan mesin lalu mendistribusikannya ke perputaran roda.

Walaupun dari pabrikan motor telah mendesain agar rantai dapat menahan beban kinerja yang sangat berat, tapi bagaimanapun juga ada batasan yang dapat diterima oleh sekuat apapun rantai tersebut, apalagi jika perawatan yang dilakukan ke rantai motor tersebut tidak maksimal, pastinya umur rantai tidak akan bertahan lama.

Fungsi Chain Lube

Untuk menghindarkan rantai motor dari ke aus an (aus), diperlukan chain lube atau pelumas rantai motor, selain itu fungsi pelumas itu juga sebagai pembersih dan pembebas rantai motor dari kotoran yang menempel.

Selain sebagai pelumas, chain lube menjaga rantai dari keausan dan kotoran



Melumasi sampai celah terkecil

Pelumas Rantai Motor telah didesain sedemikian rupa dari pabriknya agar dapat menjangkau celah terkecil yang ada pada rantai motor, disamping itu Chain lube juga dapat dipakai untuk membersihkan gear rantai motor.


Merk Pelumas rantai motor dipasaran

Saat ini sudah tersedia berbagai macam merk pelumas rantai motor di pasaran, antara lain GZOX, MOTOREX, SUPER SHIELD, FUCHS, SINNOB, OPTIMA, CYCLO untuk produk parbrikan luar,  untuk produk hasil dalam negeri terdapat brand-brand local seperti KIT, MEGACOOLS, MASTER, tinggal bagaimana riders memilih sesuai dengan pertimbangan harga dan preferensi.


Sekian info mengenai Chain Lube – Pelumas Rantai Motor yang Menjaga RantaiTetap Oke! dari admin motrod, semoga berguna bagi para riders yang budiman, jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….


Tips Mengatasi Rem Motor Tidak Pakem

Panduan mengatasi masalah Rem Motor yang tidak pakem


Merawat Motor - Salam Riders…para Pembaca Motroad yang budiman…. Sistem pengereman motor merupakan salah satu system yang penting, terutama karena hal ini yang menjadi tumpuan dalam menjamin keselamatan berkendara di jalan, namun pernahkah merasa Rem motor yang rider gunakan tidak pakem, atau terasa seret ketika melakukan pengereman, kemungkinan ada beberapa hal yang menjadi penyebab antara lain, komponen rem yang tidak bersih, penyetelan yang tidak pas, juga kemungkinan minyak rem motor yang kurang pas.

penyebab rem kurang pakem antara lain, komponen rem yang tidak bersih, penyetelan yang tidak pas, juga kemungkinan minyak rem yang kurang.

 

Penyetelan Tuas Rem

Tuas/Pedal Rem Motor
Pertama-tama periksalah tuas rem, apabila setelannya kurang pas, lakukan penyetelan tuas/pedal rem dengan mengeset jarak bebas pengereman sekitar 0.5 – 1 cm untuk tuas rem dan 1 – 2 cm untuk pedal rem.

jarak bebas adalah jarak antara posisi pedal/tuas rem hingga posisi pedal/tuas rem menekan sistem rem sehingga sehingga sistem pengereman bekerja.


Bersihkan Komponen Rem

Rem Perlu dibersihkan secara berkala,tujuannya adalah untuk membersihkan dari kotoran-kotoran yang menempel pada komponen rem yang menyebabkan system pengereman mennjadi tidak sempurna, untuk itu berikan frekuensi waktu sebulan sekali atau dua bulan sekali untuk membersihkan rem motor.
Contoh cairan pembersih Rem

Bersihkan komponen-komponen penting seperti kampas rem, diskbrake , rumah tromol dari kotoran yang menempel, Gunakan cairan pembersih yang terbuat dari alcohol untuk membersihkannya, atau bisa juga gunakan bensin, jangan menggunakan Oli atau minyak karena akan membuat rem menjadi licin.