Tampilkan postingan dengan label Oli Mesin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Oli Mesin. Tampilkan semua postingan

Memahami Jenis Jenis Oli Motor



Terdapat berbagai Jenis Oli Motor, yaitu Oli Mineral, Oli Sintetik, Oli Semi Sintetik


Oli Motor - Salam Riders motroad.com  Oli motor memiliki fungsi yang amat penting bagi mesin sepeda motor. Oli mesin atau pelumas mesin ini memiliki fungsi untuk melumasi bagian komponen mesin dan melancarkan kinerja mesin sekaligus membersihkan tiap tiap celah komponennya.

Dengan adanya oli motor, gesekan antara komponen mesin dapat diminimalisir efeknya sehingga tidak menyebabkan komponen mesin motor menjadi aus dan bersih dari kotoran. Oli motor juga dapat berfungsi sebagai pendingin mesin, jadi ketika mesin sedang panas, oli motor dapat  membantu mendistribusikan panas mesin ke daerah yang lebih dingin sehingga panas tersebut tidak terkonsentrasi di satu tempat.

Memahami Jenis Jenis Oli Motor (www.motroad.com)

Tips Menjaga Mesin Motor Tidak Cepat Panas



Mesin motor yang cepat panas dapat dipengaruhi oleh berbagai factor. Kurangnya perawatan, jauhnya jarak tempuh serta beban angkut yang berlebih dapat membuat kinerja mesin terlalu berat




Mesin Motor - Salam Riders…  Cepat panasnya mesin motor terkadang menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama bila kita tidak mengetahui betul apa penyebabnya lantas mesin motor overheat dan lalu mogok.
Tips Menjaga Mesin Motor Tidak Cepat Panas  www.motroad.com
ilustrasi mesin motor panas/overheat , image : liputan6
Terlebih lagi jika motor tersebut merupakan satu-satunya kendaraan operasional, atau contoh lain ketika sedang melakukan perjalanan jauh, jika tiba-tiba mesin terlalu panas dalam kondisi tersebut pastinya akan membawa kekhawatiran tersendiri.

Bagaimana cara mengatasai agar mesin tidak cepat panas, berikut kita bahas,,,

Kenapa Knalpot Motor Berbau Oli Terbakar



Asap Knalpot berbau Oli terbakar adalah problem yang sering terjadi, khususnya pada motor 2 tak


Merawat Motor  Salam Pembaca Motroad...  Bagi para Rider sepeda motor 2 tak, pasti mengetahui bahwa motor 2 tak menggunakan oli samping yang tentunya akan ikut terbakar di sistem pembakaran. Namun Oli samping saat ini telah dibekali dengan bau parfum khusus yang harum sehingga asap sisa hasil pembakaran akan terhirup wangi
Kenapa Knalpot Motor Berbau Oli Terbakar oli mesin untuk motor 2 tak (www.motroad.com)

Bau Oli Terbakar

Ketika Rider menemui asap knalpot yang dihasilkan motor 2 tak yang mengeluarkan bau tak sedap, hal ini sebenarnya diakibatkan pembakaran oli mesin, bukan oli samping yang terbakar.

Kebocoran di Ruang Pembakaran

Hal yang menyebabkan terbakarnya oli mesin tersebut adalah terjadinya kebocoran di ruang pembakaran motor 2 tak, seperti yang kita ketahui, dalam bagian blok mesin pada motor 2 tak ruang bahan bakar tidak terhubung dengan ruang transmisi, diantara ruangan tersebut terdapat sekat, disinilah terjadinya kebocoran oli mesin untuk motor 2 tak tersebut.

Laher Kruk

Bagian laher kruk as dan piston pada bagian mesin motor 2 tak, tidak dilumasi oleh oli mesin, namun dilumasi oleh oli samping. Oli samping dan oli mesin inilah yang terkadang ikut terbawa berbarengan dengan bahan bakar yang masuk ataupun yang dipompa oleh pompa oli ke dalam manipold dan ruang pembakaran.

Oli Khusus untuk Matic – Pentingkah?



Penggunaan oli motor yang sesuai dengan spesifikasi mesin sebagai salah satu cara perawatan motor matic anda


Oli Khusus untuk Matic – Pentingkah oli mesin motor matic (www.motroad.com)
Oli Motor Matic

Oli Motor Matic - Salam Riders… Bagi para riders matic, perawatan motor matic mejadi salah satu hal yang harus selalu diperhatikan, bahkan oli motor untuk motor matic perlu menggunakan oli khusus, sebenarnya pengtingkah penggunaan oli khusus ini, artikel www.motroad.com  kali ini akan membahas permasalahan berikut, simak ya.

·           Simak  : Oli Mesin Motor – Seberapa Sering Harus Diganti?

Mesin Matic Overheat

Salah satu masalah yang sering dihadapi pengendara matic adalah mesin motor yang sering overheat, hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal antara lain minimnya perawatan dan service sepeda motor matic, seringnya motor dipakai pada cuaca panas yang ekstrim, dan yang paling penting adalah penggunaan oli motor matic yang tidak tepat dengan spesifikasi dan karakteristik motor anda.

Oli Khusus untuk Matic – Pentingkah oli mesin motor matic terbakar (www.motroad.com)

Oli Mesin Motor – Mengapa mesin membutuhkan Oli Pelumas

Oli mesin motor berfungsi melapisi, mendinginkan, membersihkan dan memelihara mesin

Oli Mesin Motor - Salam Riders…para Pembaca Motroad yang budiman…. kali ini kita akan membahas lebih dalam mengenai oli mesin, khususnya oli mesin motor. Sejauh apa kegunaan dan fungsi oli tersebut, tentunya fungsi oli mesin ini sangat signifikan  fungsinya, sehingga sangat penting untuk memperhatikan pemilihan dan penggunaan oli mesin ini.
Oli Mesin Motor Motroad

Pentingnya Pelumasan

Oli Mesin layaknya seperti darah yang mengalir dalam tubuh manusia, selain berfungsi sebagai aliran yang menjaga kapasitas maksimal fungsi tersebut, juga bekerja sebagai pelumas yang berfungsi melumasi dan merawat keawetan komponen didalamnya, sehingga tanpanya, sudah pasti mesin tidak akan bekerja.

Kesalahan dalam memilih dan menggunakan pelumas tersebut juga dapat berakibat fatal, juga apabila salah memilih kualitas pelumas tersebut, penggunaan kualitas yang buruk dan terkontaminasi akan mengakibatkan kerusakan mesin dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama

Cara Kerja Pelumasan

Jika ditelaah dari sisi bagaimana cara mesin bekerja, kita mengatahui dalam mekanismenya, dua permukaan logam yang bergerak satu sama lain saling mendukung dan menciptakan suatu alur sistem kerja, dalam sitemkerja tersebut terdapat sentuhan ataupun gesekan antara dua atau lebih permukaan logam.

Lama kelamaan jika terus terjadi gesekan maka akan terjadi keausan mesin. Untuk menghindari atau mengurangi kemungkinan keausan tersebut, diperlukan cairan yang berfungsi melumasi komponen logam mesim, Nah disinilah fungsi pelumasan dari Oli mesin.

·           Simak  : Minyak Rem Motor-  Mengenal lebih dekatdengannya

Kegunaan Lain Oli Mesin

Disamping kegunaan yang telah disebut kan diatas, juga terdapat beberapa fungsi lain dari oli mesin, antara lain
1.    Menjadi zat Pelapis dari komponen logam mesin;
2.    Mengurangi tingkat keausan Komponen Mesin;
3.    Menginginkan mesin dari Panas hasil gesekan komponen;
4.    Membersihkan mesin dari kotoran dan membawanya ke filter oli;
5.    Memaksimalkan kompresi dan mempertahankan tekanan sehingga konsumsi bahan bakar menjadi efektif;
6.      Memelihara kebersihan mesin.

·           Simak Juga : Oli Mesin Motor – Seberapa Sering Harus Diganti?

Brake Fluid – Mengetahui Spesifikasi Minyak Rem Motor

Mengetahui spesifikasi brake fluid (Minyak Rem) DOT 2, DOT 3, dst..


Minyak Rem Motor - Salam Riders…para Pembaca Motroad yang budiman…. Pada Artikel kali ini admin ingin mengajak para riders mengetahui secara lebih detail arti spesifikasi brake fluid atau minyak rem atau biasa juga disebut dengan oli rem, setelah pada artikel sebelumnya kita telah membahas secara umum tentang kualitas minyak rem motor, kali ini kita membahas lebih dalam atas spesifikasi yang terdapat pada minyak rem motor.
image : suaramerdeka.com

Sistem Pada Kendaraan

Seperti yang telah kita ketahui bersama, sistem pengereman pada kendaraan memiliki fungsi yang amat vital, dimana sistem pengereman dirancang untuk mengurangi kecepatan dan memperlambat lalu menghentikan kendaraan.

Prinsip dasar dari pengereman adalah memanfaatkan tenaga hidrolik/hydraulic untuk menggerakkan master cylinder yang akan mengaktifkan rem pada roda.

Untuk itu dibutuhkan fluida (cairan) agar sistem tersebut dapat bekerja, Fluida yang digunakan adalah fluida khusus yang berfungsi tidak hanya sebagai pelumas saja tapi juga sebagai media perantara yang akan mentransmisikan hasil dari tenaga hydraulic tadi ke seluruh sistem pengeraman agar dapat bekerja, Nah.. Fluida inilah yang kita sebut sebagai brake fluid atau minyak rem.

Spesiikasi Minyak Rem

Sekarang ini, standar untuk melalukan spesifikasi pada brake fluid mengacu kepada standar yang telah ditetapkan dari United Stated Department of Transportation (USA DOT) atau Departemen Perhubungan Amerika Serikat, disinilah istilah DOT yang sering kita dengar berasal,k lasifikasi ini ditandai dengan istilah DOT 2, DOT 3, DOT 4 dan DOT 5 serat DOT 5.1

Semakin tinggi angka yang tertera pada DOT menunjukan angka titik didihnya yang semakin tinggi pula, semakin tinggi titik didih menandakan kualitasnya yang semakin bagus.


Saat ini minyak rem yang dapat kita temui beredar dipasaran adalah DOT 3, DOT 4, DOT 5, dan DOT 5.1.

Semakin tinggi titik didih, semakin bagus kualitas minyak rem motor


Spesifikasi DOT

Bahan dasar

Untuk minyak rem yang masuk ke DOT 2, adalah menggunakan bahan dasar castor oil, atau biasa kita sebut minya jarak, sedangkan DOT 3, DOT 4, dan DOT 5.1 menggunakan bahan dasar  yang terdiri dari beberapa mineral oil, glycol esters, ether dan ada juga yang telah menggunakan oli sintetis (buatan).

DOT 3 dan DOT 4 terbuat dari bahan dasar berupa Glycol, (Glycol adalah bahan dasar untuk coolant Radiator dan juga bahan dasar pengencer cat)

DOT 5 memiliki bahan dasar silicone, penggunaan silikon ditujukan untuk mengatasi masalah atas penyerapan air oleh minyak rem yang timbul pada minyak rem jenis sebelumnya, karena silikon bersifat tidak menyerap air dan memiliki titik didh yang tinggi

Sehingga pemakaian DOT 5 tidak dapat saling menggantikan dengan minyak rem lain yang berbahan dasar glycol.

DOT 5.1 menggunakan bahan dasar glycol dan menggunakan zat aditif (penambahan) borate ester dengan komposisi penambahan sekitar 70%-80%, dengan adanya penambahan ini titik didih DOT 5.1 lebih tinggi.

Pengunaan Minyak Rem

Pada dasarnya, semua Minyak rem dengan spesifikasi DOT dapat saling menggantikan (selain DOT 5), namun yang menjadi pembeda adalah ketahananya atas temperatur (suhu).

DOT 3 dan DOT 4 memiliki kekurangan yaitu gampang menyerap kadar uap air dari lingkungan, artinya dengan kelemahan ini mengakibatkan kinerja rem kurang optimal, karena diakibatkan adanya air pada oli rem yang akan menyebabkan penurunan titik didih minyak rem tersebut. Masalah lain juga timbul dari kelemahan ini adalah timbulnya karat pada komponen,

DOT 5 memiliki diciptakan untuk mengatasi permasalahan penyerapan air pada dua DOT sebelumnya, namun DOT 5 juga memiliki kelemahan yaitu kemampuan melumasnya menurun pada suhu tinggi, artinya kemampuan kinerja minyak rem DOT 5 (Viskositas) sangat tergantung pada perubahan suhu.

DOT 5.1 memiliki memiliki sifat mengalir yang lebih baik dibandingkan yang lain, oleh Karena itu sangat cocok untuk digunakan untuk sistem pengereman ABS.


·          Simak Juga : Oli Mesin Motor – Seberapa Sering Harus Diganti?