Tips membedakan Shock Breaker Motor baru dan bekas saat anda membeli.



Tidak dapat dipungkiri,  sepeda motor telah menjadi alat transportasi andalan bagi hampir sebagian besar masyarakat Indonesia, karena fleksibelitasnya, ekonomisnya dan alasan lainnya, Populasi pengguna sepeda motor yang terus meningkat. hal ini tentu saja membuat kebutuhan beberapa komponen penunjang meningkat, termasuk shock breaker juga turut di cari oleh para pemilik kendaraan. Di Indonesia sendiri sudah banyak pabrikan resmi hasil produksi dalam negeri sudah yang meluncurkan produk shock breaker berkualitas baik untuk shock depan maupun shock belakang dengan kualitas bagus  dengan harga relatif lebih mahal.

Hal inilah tentu saja menjadi pangsa pasar bagi para pedagang lokal mengingat ketejaminan market yang stabil yang kemudian dimanfaatkan oleh para pelaku usaha lokal untuk menjual shock breaker after market (bekas), yang tentu saja mempunyai harga lebih murah tetapi dengan kualitas tentu saa tidak sebagus aslinya. Padahal fungsi komponen satu ini sangatlah vital dalam berkendara motor khususnya untuk alasan kenyamanan dan keselamatan pengendara.

Shock breaker, yang berfungsi utama sebagai alat peredam kejutan dan goyangan ketika melintasi jalan yang tidak rata,dan meminimalisir benturan-benturan terhadap jalan berlubang. Semakin banyak kejutan dan benturan yang diredam oleh shoc breaker maka semakin membuat usia dari shok ini menjadi semakin pendek sehingga harus diganti dengan baru. Untuk yang ingin membeli shock baru berikut tips cara membedakan antara shock breaker motor yang baru dengan aftermarket:
 adang yang anda butuhka.

  1. Tips pertama perhatikan pada bagian batang besi shock bagian tengah jika terdapat goresan bekas pernah digunakan maka sudah pasti shock tersebut after market karena Jika Anda mendapati goresan atau bekas las pada batang shockbreaker, berarti barang tersebut adalah barang bekas.
  2. Tips kedua bisa anda kenali dengan bau cat pada shock breaker tersebut, jika tercium bau cat atau pylox atau apapun yang masih baru itu berarti komponen tersebut pernah dilakukan pengecetan ulang supaya tampak seperti baru kembali dan karena kemungkinan cat tersebut digunakan untuk menutupi cacat.
  3. Tips berikutnya periksa performanya anda bisa lakukan tes dengan cara menarik dan menekan shock te,rsebut, apabila terasa berat atau tersendat maka alangkah baiknya jangan di beli. lakukan pengetesan untuk jenis GAS dengan cara menekan shock breaker full ke bawah. Perhatikan posisi kembali shockbreaker ke atas, jika pergerakannya mulus atau lancar berarti shcokbreaker tersebut masih bagus.
  4. Tips berikutnya adalah perhatikan kode produk, Biasanya ada merek yang diukir dengan menggunakan laser atau alat khusus untuk membuat merek pada shockbreaker. jika menggunakan stiker merek tersebut jelas dan tidak buram serta melekat dengan sempurna.
  5. Tips keenam Periksalah Lubang Baut Nah salah satu yang bisa terlihat jika barang bekas adalah dari lubang baut, jika barang bekas pasti ada cacat dan jika dicat ulang pasti kelihatan. maka periksa dengan teliti bagian ini. juga periksa bagian baut apabila terdapat lecet maka dapat dipastikan shock tersebut sudah pernah digunakan
  6. Dan tips yang terakhir dan paling aman adalah silahkan beli shock breaker di tempat resmi yang ada di daerah anda, jika anda memiliki dealer resmi langganan maka belilah di dealer resmi langganan anda tersebut. sebab dealer tersebut sudah terjamin keasliannya dan bahkan tidak hanya menyediakan shock breaker saja namun juga ada berbagai suku cadang yang anda butuhkan.


First

Silahkan tinggalkan komen yang membangun...

Terima Kasih

Salam Admin Motroad
EmoticonEmoticon